PEMBELAJARAN PENGAYAAN

1.    
1.      

 STRATEGI PEMBELAJARAN SD

 

TENTANG:

 

PEMBELAJARAN PENGAYAAN

 

 

Disusun Oleh:

 

DEA AFRILA YUSNITA

 

1820185

 

Kela 4.4 PGSD

DOSEN PEMBIMBING:

 

YESSI RIFMASARI , M.Pd

 

 

 

                                                                                    PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

STKIP ADZKIA

PADANG

2020/2021            

 

 

 


       Pengertian Pembelajaran Pengayaan
Pengayaan merupakan suatu kegiatan belajar, dikhususkan bagi peserta didik yang memiliki  kemampuan belajar lebih, misalkan belajar lebih cepat, menyimpan informasi lebih mudah, keingintahuan lebih tinggi, bepikir mandiri, superior, dan berpikir abstrak, serta memiliki banyak minat.Secara umum pengayaan dapat diartikan sebagai pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum dan tidak semua peserta didik dapat melakukannya. Pembelajaran pengayaan merupakan pembelajaran tambahan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan pembelajaran baru bagi peserta didik yang memiliki kelebihan sedemikain rupa sehingga mereka dapat mengoptimalkan perkembangan minat, bakat, dan kecakapannya. Pembelajaran pengayaan berupaya mengembangkan keterampilan berpikir, kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, eksperimentasi, inovasi, penemuan, keterampilan seni, keterampilan gerak, dsb. Pembelajaran pengayaan memberikan pelayanan kepada peserta didik yang memiliki kecerdasan lebih dengan tantangan belajar yang lebih tinggi untuk membantu mereka mencapai kapasitas optimal dalam belajarnya.

2.      Tujuan Pembelajaran Pengayaan
a.       Tidak membahas materi pelajaran baru.
b.       Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi.
c.       Tercapai tingkat perkembangan siswa yang optimal terkait dengan tugas belajarnya.
d.      Memanfaatkan kelebihan waktu bagi siswa yang cepat untuk hal-hal yang positif.
e.        Agar siswa yang tergolong cepat tidak dirugikan karena harus menunggu temannya yang lambat belajar.
f.       Siswa yang cepat tidak mengganggu siswa yang lambat karena kelebihan waktu.

3.      Prinsip-Prinsip Pembelajaran Pengayaan
Prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam mengonsep pembelajaran pengayaan menurut Khatena (1992): 


1. Inovasi 
Guru perlu menyesuaikan program yang diterapkannya dengan kekhasan peserta didik, karakteristik kelas serta lingkungan hidup dan budaya peserta didik. 

2. Kegiatan yang memperkaya 
Dalam menyusun materi dan mendisain pembelajaran pengayaan, kembangkan dengan kegiatan yang menyenangkan, membangkitkan minat, merangsang pertanyaan, dan sumber-sumber yang bervariasi dan memperkaya. 

3. Merencanakan metodologi yang luas dan metode yang lebih bervariasi 
Misalnya dengan memberikan project, pengembangan minat dan aktivitas-akitivitas menggugah (playful). Menerapkan informasi terbaru, hasil-hasil penelitian atau kemajuan program-program pendidikan terkini. 

4.      Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan

Macam-Macam Program Pembelajaran Pengayaan:

1. Kegiatan Ekploratori
Kegiatan ekploratori yang disajikan guru untuk siswa bersifat umum. Sajian ini dapat berupa peristiwa sejarah, penemuan, praktikum, tokoh, dan sebagainya yang tidak termuat dalam kurikulum.

2. Keterampilan Proses
Keterampilan proses diajarkan sesuai keperluan siswa agar mereka berhasil melakukan pendalaman dan investigasi terhadap materi. Keterampilan proses ini biasanya dalam bentuk pembelajaran mandiri.


3. Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah diberikan kepada siswa dengan kemampuan belajar lebih tinggi. Pemecahan masalah ini berupa pemecahan masalah nyata dengan menggunakan pendekatan penelitian ilmiah.

Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan:
1.      Belajar mandiri, berarti siswa akan belajar sendiri tentang suatu materi.
2. Belajar kelompok, berarti siswa berkelompok dan diberikan materi yang sama untuk dipelajari pada waktu yang sama pula.
3. Pembelajaran berbasis tema, berarti siswa mempelajari hubungan antar berbagai materi atau  disiplin ilmu yang telah dipadukan dalam sebuah tema sesuai kurikulum.
4. Pemadatan kurikulum, berarti siswa mempelajari materi atau kompetensi yang belum diketahuinya
  • Daftar Pustaka:
      Kurniawan, Endang dkk. 2016.  Pemanfaatan Dan Pelaporan Hasil Penilaian. Jakarta: Direktorat Jenderal GurudanTenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2013. Panduan Teknis Pembelajaran Remedial dan Pengayaan di Sekolah Dasar. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Komentar

Posting Komentar